Dia mengatakan, apa yang terjadi pada IHSG hari ini merupakan dampak dari eskalasi tensi geopolitik di Timur Tengah yang terus memanas.
"Dan Iran menutup selat Hormuz yang menyebabkan kekhawatiran munculnya krisis energi. Hal ini sudah tercermin di harga minyak dunia yang meningkat," kata Irvan.
Selain geopolitik, sentimen negatif juga datang dari Fitch yang merevisi outlook rating surat utang Indonesia menjadi negatif. Revisi ini sejalan dengan keputusan serupa yang dilakukan lembaga pemeringkat lainnya, Moody's dan S&P 500 yang menyoroti risiko fiskal alias APBN.
Beberapa saham yang masuk top losers di antaranya PT Pelayaran Nasional Ekalya Putri Tbk (ELPI) turun 14,91 persen ke Rp1.370, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) melemah 14,8 persen ke Rp378, dan PT MD Entertainment Tbk (FILM) anjlok 13,5 persen ke Rp5.425.
Namun, ada juga saham-saham yang masuk top gainers yakni PT Prime Agro Resources Tbk (SGRO) menguat 7,81 persen ke Rp6.900, PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) naik 3,33 persen ke Rp620, dan PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) naik 1,2 persen ke Rp165.
(Rahmat Fiansyah)