IDXChannel – Tekanan di pasar keuangan domestik masih berlanjut. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah, sementara rupiah bertahan di dekat level terendah sepanjang masa di tengah derasnya arus keluar dana asing.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 10.40 WIB, IHSG terkoreksi 0,59 persen ke 6.169,80, usai sempat rebound dalam dua hari perdagangan terakhir.
Indeks acuan tersebut masih berada di sekitar level terendah sejak April 2025.
Nilai transaksi mencapai Rp6,80 triliun, dengan volume perdagangan 10,82 miliar saham.
Sebanyak 360 saham melemah, 308 menguat, dan 291 sisanya stagnan.
Dalam sepekan, IHSG terdepresiasi 6,43 persen, sedankan dalam sebulan merosot 13,42 persen.
Investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) Rp3,49 triliun di pasar reguler dalam sepekan terakhir. Sementara, dalam sebulan, nilai net sell asing di bursa saham domestik mencapai Rp15,08 triliun.