Di sisi domestik, defisit transaksi berjalan Indonesia pada kuartal I-2026 tercatat menjadi yang terdalam dalam lebih dari enam tahun terakhir. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap ketahanan eksternal perekonomian nasional.
Sementara itu, pasar dinilai belum memberikan respons berarti terhadap kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) terbaru yang mewajibkan eksportir sektor sumber daya alam (SDA) menempatkan dana di perbankan domestik selama 12 bulan.
Secara year-to-date (YtD), rupiah telah melemah sekitar 6,1 persen dan menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terburuk di kawasan Asia. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.