Menurut BRI Danareksa Sekuritas, Senin (20/7), reli pasar didorong membaiknya sentimen global dan domestik.
Dari eksternal, inflasi Amerika Serikat (AS) yang lebih rendah dari ekspektasi meningkatkan peluang Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuannya.
Dari dalam negeri, keputusan S&P Global Ratings mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil serta penguatan nilai tukar rupiah turut meningkatkan optimisme pelaku pasar.
Selain itu, kembalinya aliran dana asing (net buy) pada saham-saham berkapitalisasi besar menjadi katalis tambahan yang menopang penguatan IHSG.
Pada pekan ini, pelaku pasar akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diperkirakan mempertahankan BI Rate di level saat ini, meski peluang kenaikan suku bunga masih terbuka sebagai langkah menjaga stabilitas rupiah.