Di belakangnya, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) milik Grup Sinarmas menguat 3,79 persen ke Rp75.975 per unit, sementara PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang juga terafiliasi dengan jaringan bisnis Salim Group naik 3,51 persen ke Rp5.900 per unit.
Saham konglomerasi lain juga turut menopang indeks. PT Astra International Tbk (ASII) dari Grup Astra menguat 3,42 persen ke Rp6.050, sedangkan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) milik taipan Prajogo Pangestu naik 2,33 persen ke Rp1.535.
Dari sektor perbankan, dua bank jumbo ikut menjadi motor penguatan indeks. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik 1,87 persen ke Rp4.910, sementara PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 1,82 persen ke Rp7.000.
Selain itu, saham batu bara milik konglomerat Low Tuck Kwong, PT Bayan Resources Tbk (BYAN), juga ikut menguat sekitar 1,69 persen ke Rp12.050.
Analis BRI Danareksa Sekuritas menilai, pasar merespons positif pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut bahwa perang melawan Iran sudah “very complete, pretty much” dan memberi sinyal bahwa operasi militer kemungkinan tidak akan berlangsung lama.