AALI
12000
ABBA
184
ABDA
6250
ABMM
3050
ACES
980
ACST
157
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
685
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1970
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
62
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
350
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20171.27
0.29%
+59.17
N225
26677.80
-0.26%
-70.34
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,471 / gram

IHSG Terlempar ke 6.500, Analis Sebut Investor Panik Hadapi Sentimen Global

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Kamis, 12 Mei 2022 17:03 WIB
Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan cukup dalam. Bahkan, dalam perdagangan hari ini jauh meninggalkan level 6.700.
IHSG Terlempar ke 6.500, Analis Sebut Investor Panik Hadapi Sentimen Global. (Foto: MNC Media)
IHSG Terlempar ke 6.500, Analis Sebut Investor Panik Hadapi Sentimen Global. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan cukup dalam. Bahkan, dalam perdagangan hari ini jauh meninggalkan level 6.700 hingga terlempar ke level psikologis 6.500.

Branch Manager Jasa Utama Capital Batam, Chris Apriliony, mengatakan, jika mengatakan area support memang sudah jauh, area support sebenarnya masih ada di 6.544.

"Kalau melihat kepanikan yang ada di market saat ini ya tentu akan kurang benar ambil area support, karena market sudah koreksi cukup dalam sekali," kata Chris dalam IDX 2nd Session Closing, Kamis (12/5/2022).

Chris melihat dari hari Senin kemarin, asing sudah keluar hampir Rp3 triliun. Namun hari ini, penjualan asing sudah mulai marak, sentimen malah dari investor yang panik dengan sentimen global.

"Kalau kita lihat dari The Fed kemungkinan akan masif menaikan suku bunga karena inflasi yang tinggi, ini memacu indeks di Amerika Serikat naik, sekarang malah Dow Jones sering koreksi," jelasnya.

Menurut Chris, pelemahan indeks bursa AS didorong oleh pelemahan sektor teknologi. Untuk Indonesia sendiri, tidak terlalu berpengaruh dengan kenaikan suku bunga seperti indeks AS.

Untuk saham perbankan yang hari ini auto reject bawah (ARB), Chris merekomendasikan untuk buy on weakness.

Saham-saham yang bisa jadi rekomendasi antara lain:
SCMA 222 - 270 BUY
PGAS 1450 - 1750 BUY
UNVR 4000 - 6400 BUY

(TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD