Perbandingannya terlihat sebagai berikut:

Jika melihat lebih jauh, pelemahan Juli terutama terjadi pada periode tertentu seperti 2011 dan 2015, ketika pasar saham global menghadapi tekanan akibat krisis utang Eropa dan perlambatan ekonomi China. Di luar periode tersebut, Juli relatif sering menjadi bulan pemulihan bagi IHSG.
Meski demikian, pola musiman hanya mencerminkan kecenderungan historis dan tidak menjamin arah pergerakan indeks.
Kondisi tersebut membuat Juli 2026 menjadi periode yang menarik untuk dicermati karena IHSG memasuki bulan ini dengan catatan buruk.
Berdasarkan data historis sejak 1997, indeks saham acuan tersebut untuk pertama kalinya mencatat pelemahan dalam enam bulan pertama tahun berjalan, setelah seluruh periode Januari hingga Juni 2026 berakhir di zona merah.
Rentetan ini sekaligus menyamai rekor pelemahan bulanan terpanjang IHSG, yang sebelumnya terjadi pada Mei-Oktober 2002 dan Juni-November 2008.