Tren penurunan tersebut membuat IHSG menjadi salah satu indeks saham dengan kinerja terburuk di dunia sepanjang tahun ini. IHSG turun 34,74 persen secara year to date (YtD) ke level 5.643,19 pada penutupan perdagangan Selasa (30/6/2026).
Investor kini mencermati sejumlah sentimen domestik, mulai dari pengumuman indeks global MSCI soal status Indonesia di emerging market pada November mendatang, S&P ratings, kondisi fiskal, pergerakan rupiah, tekanan inflasi, hingga kekhawatiran terhadap rasio pembayaran utang pemerintah. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.