IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tajam pada perdagangan Jumat (24/7/2026), seiring memburuknya sentimen global akibat lonjakan harga minyak dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 09.28 WIB, IHSG turun 2,02 persen ke level 6.187,76. Pelemahan ini terjadi setelah indeks sempat menembus level psikologis 6.400 pada perdagangan sebelumnya sebelum akhirnya berbalik ditutup di zona merah.
Nilai transaksi tercatat mencapai Rp4,38 triliun dengan volume perdagangan 9,79 miliar saham. Sebanyak 555 saham melemah, 99 saham menguat, dan 311 saham bergerak stagnan.
Tekanan terhadap IHSG datang dari saham-saham berkapitalisasi besar. Saham Grup Barito milik Prajogo Pangestu kompak terkoreksi, dengan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) turun 6,04 persen menjadi Rp3.420 per saham, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 4,47 persen, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) turun 4,15 persen.
Sementara itu, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) besutan Grup Salim terkoreksi 3,79 persen. Saham perbankan berkapitalisasi besar juga ikut membebani indeks, dipimpin PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang turun 3,88 persen.