IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 3,36 persen ke level 5.104,82 pada perdagangan Kamis (29/10/2026) sore, tertekan aksi jual yang meluas ke mayoritas saham.
Saham perbankan, terutama PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), menjadi pemberat utama indeks di tengah tekanan jual investor asing.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 15.20 WIB, IHSG turun 177,46 poin. Dari 918 saham yang tercatat, hanya 70 saham menguat, sedangkan 660 saham melemah, 62 saham stagnan, dan 126 saham tidak diperdagangkan.
Menurut perhitungan Indo Premier Sekuritas, median pergerakan saham juga terkoreksi 2,33 persen, mencerminkan luasnya tekanan di pasar.
Sektor keuangan menjadi sumber tekanan terbesar dengan kontribusi negatif 60,86 poin terhadap IHSG, setara sekitar 34 persen dari total kontribusi negatif sektoral.