IDXChannel – Musim laporan keuangan kuartal III-2026 berlangsung di tengah tekanan hebat yang menghantam pasar saham Indonesia.
Ancaman penurunan status Indonesia dari emerging market menjadi standalone market oleh MSCI memicu aksi jual besar-besaran, membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam meski secara historis Oktober cenderung menjadi bulan positif bagi pasar saham domestik.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG menguat pada delapan dari sepuluh Oktober selama periode 2016-2025.
Rata-rata kinerja IHSG pada bulan tersebut mencapai 1,16 persen, dengan kenaikan terbesar terjadi pada Oktober 2020 sebesar 5,30 persen dan Oktober 2021 sebesar 4,84 persen.
Sebaliknya, IHSG hanya mencatat penurunan pada Oktober 2018 sebesar 2,42 persen dan Oktober 2023 sebesar 2,70 persen.