Mirae Asset Sekuritas menilai prospek BBCA masih positif, ditopang pendanaan murah dan kualitas aset yang solid.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatat pertumbuhan kredit 22,2 persen YoY menjadi Rp992,5 triliun.
Laba bersih sembilan bulan 2026 naik 6,6 persen menjadi Rp16,1 triliun.
Rasio loan at risk (LaR) turun menjadi 7,8 persen, tetapi NIM yang melemah ke 3,3 persen serta peningkatan risiko kredit pada segmen konsumer dan komersial masih menjadi perhatian.
Mirae Asset Sekuritas berpandangan netral terhadap BBNI.
Sementara itu, PT Bank Permata Tbk (BNLI) mencatat penurunan laba sembilan bulan 2026 sebesar 10,9 persen YoY.
Sebaliknya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan pertumbuhan laba 20,7 persen menjadi Rp45,5 triliun.