Lebih lanjut, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) turun 1,38 persen ke Rp3.570, dengan kontribusi negatif 1,66 poin.
Dengan demikian, 10 saham tersebut secara kumulatif memberikan tekanan sekitar 37,32 poin terhadap IHSG.
Dari sisi sentimen, pasar pekan ini juga menanti hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 22–23 September 2026.
Menurut BRI Danareksa Sekuritas, perhatian investor terutama tertuju pada respons BI terhadap tekanan rupiah dan kenaikan yield global.
Ekspektasi pasar masih mengarah pada keputusan untuk mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen, sembari mengoptimalkan intervensi valuta asing.