Selain itu, perhatian investor tertuju pada rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed. Ekspektasi kenaikan suku bunga kembali menguat seiring lonjakan harga minyak dan masih solidnya kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS).
Pelaku pasar juga akan memantau arah kebijakan bank sentral global lainnya, termasuk Bank of England (BOE), serta perkembangan inflasi di Eropa untuk memperoleh gambaran prospek suku bunga global.
Dari sisi teknikal, BRI Danareksa memperkirakan IHSG bergerak terbatas dengan level support di 6.137 dan resistance di 6.268.
Selama indeks mampu bertahan di atas area support, peluang rebound masih terbuka. Namun, volatilitas diperkirakan tetap tinggi di tengah ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya ekspektasi perubahan kebijakan moneter global.
Berbeda dengan BRI Danareksa yang masih melihat peluang rebound selama IHSG bertahan di atas level support, Phintraco Sekuritas cenderung lebih berhati-hati.