AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Indo-Rama Synthetics (INDR) Jual 100 Persen Saham di Isin Lanka

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Jum'at, 05 November 2021 14:27 WIB
PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) melakukan Penjualan 100% kepemilikan saham di Isin Lanka (Private) Limited.
PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) melakukan Penjualan 100% kepemilikan saham di Isin Lanka (Private) Limited. 9foto: MNc Media)
PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) melakukan Penjualan 100% kepemilikan saham di Isin Lanka (Private) Limited. 9foto: MNc Media)

IDXChannel - PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) melakukan Penjualan 100% kepemilikan saham di Isin Lanka (Private) Limited, Sri Lanka, dimiliki sepenuhnya sebagai anak perusahaan tidak langsung Perusahaan (ISL) tertanggal 2 November 2021. Indo-Rama Synthetics adalah perusahaan milik Sri Prakash Lohia yang tercatat dalam daftar orang terkaya di Indonesia.

Dalam laman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Jumat (5/11/2021), Corporate Secretary Arun Dalmia mengatakan perusahaan telah menandatangani perjanjian jual beli untuk menjual 100 persen kepemilikan saham di ISL. 

“IRS Global Pte. Ltd., Singapura, anak perusahaan tidak langsung yang dimiliki sepenuhnya oleh Perusahaan (IRSG) dan Perusahaan (bersama-sama disebut Grup) telah menandatangani Perjanjian Jual Beli pada tanggal 2 Nopember 2021 untuk menjual 100% kepemilikan saham di ISL kepada Sri Isin Ceylon (Private) Limited, Sri Lanka (Pembeli) dengan dasar bebas utang bebas tunai dengan nilai transaksi sebesar USD2.800.000 (Nilai Transaksi), penutupan yang tunduk pada berbagai persyaratan pendahuluan yang diharapkan akan diselesaikan sebelum akhir tahun (Transaksi),” tulisnya. 

Selanjutnya pembeli telah membayar sebelum penutupan Transaksi, seluruh Nilai Transaksi kepada ISL supaya Perseroan melunasi semua kewajibannya.

“Transaksi tersebut di atas bukan merupakan transaksi material dalam Peraturan OJK no 17/POJK-04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, karena nilai Transaksi di bawah ambang batas yang ditentukan,” ujar Perseroan

Selain ISL bukan lagi menjadi anak perusahaan tidak langsung INDR, tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha INDR.

Tercatat bahwa Forbes real time billionaires, per Kamis (4/11/2021, mencatat Sri Prakash Lohia memiliki total kekayaan sebesar USD6,5 miliar atau setara dengan Rp91 triliun. Diketahui Sri Prakash Lohia menjadi orang terkaya di Indonesia di urutan ke-3 setelah Bos Grup Djarum Budi Hartono dan Michael Hartono. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD