sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Indonesia Berisiko Jadi Standalone Market, Bagaimana Investor Ritel Bersikap?

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
19/10/2026 06:37 WIB
Investor pasar modal perlu mencermati strategi pengelolaan portofolio menyusul langkah MSCI yang memulai konsultasi atas usulan penurunan klasifikasi Indonesia.
Indonesia Berisiko Jadi Standalone Market, Bagaimana Investor Ritel Bersikap? (Foto: MNC Media)
Indonesia Berisiko Jadi Standalone Market, Bagaimana Investor Ritel Bersikap? (Foto: MNC Media)

Berbeda dengan penurunan status menjadi frontier market, perpindahan ke standalone market tidak akan diimbangi oleh permintaan dari dana yang mengikuti indeks frontier market.

Dengan demikian, dana pasif yang mengikuti indeks emerging market berpotensi keluar dari pasar saham Indonesia.

Reuters mencatat, pada Jumat (16/10), sejumlah bank memperkirakan penurunan status tersebut dapat memicu arus keluar dana pasif sebesar USD3 miliar hingga USD6 miliar (sekitar Rp54,08 triliun hingga Rp108,16 triliun).

JPMorgan memperkirakan nilainya mencapai USD4,8 miliar (sekitar Rp86,53 triliun).

Sementara itu, UBS memperingatkan potensi arus keluar sekitar USD15 miliar (sekitar Rp270,41 triliun) dari investor aktif.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Advertisement
Advertisement