Meski demikian, Indonesia belum resmi diturunkan statusnya.
Proses konsultasi masih berlangsung, sehingga perkembangan kebijakan regulator dan langkah pembenahan pasar modal akan menjadi perhatian investor dalam beberapa bulan ke depan.
Menurut Mandiri Sekuritas, dalam riset Minggu (19/10), tekanan jual asing diperkirakan masih besar dalam beberapa hari, pekan, hingga bulan ke depan.
“Arus keluar dana asing yang besar diperkirakan akan terjadi, sehingga investor domestik kemungkinan akan merespons secara strategis,” tulis analis Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat.
Investor institusi global diperkirakan mulai mengurangi eksposur terhadap saham Indonesia menjelang potensi perubahan klasifikasi MSCI.
Dana pasif cenderung menunggu keputusan resmi, sementara dana aktif dapat lebih dulu keluar untuk mengelola risiko atau memanfaatkan peluang arbitrase.