“Kalau fundamental perusahaan tidak berubah secara signifikan, penurunan harga saham belum tentu menjadi alasan untuk menjual seluruh kepemilikan,” tulis BRI Danareksa.
Sementara itu, investor yang memiliki dana tunai (cash) dapat mempertimbangkan akumulasi saham secara bertahap, alih-alih menggunakan seluruh likuiditas sekaligus.
Pendekatan ini memberi ruang untuk mengevaluasi perkembangan sentimen MSCI dan kondisi pasar sebelum menambah eksposur investasi.
Investor juga perlu mempertahankan cadangan dana untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas dan volatilitas lanjutan.
Kemudian, investor yang menggunakan fasilitas margin atau memiliki kewajiban keuangan perlu memprioritaskan pengendalian risiko.