IDXChannel – Investor pasar modal perlu mencermati strategi pengelolaan portofolio menyusul langkah MSCI yang memulai konsultasi atas usulan penurunan klasifikasi Indonesia dari emerging market menjadi standalone market.
Di tengah ketidakpastian mengenai keputusan tersebut, investor ritel dapat mengevaluasi kembali fundamental saham, menjaga likuiditas, dan menyesuaikan eksposur risiko sesuai dengan kondisi keuangan masing-masing.
Pengumuman MSCI memicu tekanan jual besar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (16/10/2026) pekan lalu.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam 11,57 persen ke level 5.185,10, menjadi penurunan harian terdalam sejak 8 Januari 1998.
Investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp3,40 triliun di pasar reguler.