Selain itu, PT Indospring Tbk juga telah menandatangani perjanjian sewa-menyewa ruang kantor dengan PT Indoprima Investama (IIV). Objek transaksi berupa sewa sebagian bangunan kantor seluas 66 meter persegi yang berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono KM 3,1, Prambangan, Kebomas, Gresik, dengan nilai sewa sebesar Rp60 juta untuk jangka waktu satu tahun, terhitung sejak 1 Januari 2026 hingga 31 Desember 2026.
Transaksi ini juga merupakan transaksi afiliasi mengingat PT IIV merupakan entitas induk akhir Perseroan dengan kepemilikan langsung dan tidak langsung sebesar 88,41 persen.
Seiring dengan berbagai aksi korporasi tersebut, kinerja saham INDS menunjukkan lonjakan yang signifikan. Pada penutupan perdagangan Rabu, 14 Januari 2025, saham INDS mencatatkan auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 25 persen. Secara bulanan, saham INDS telah menguat 147,77 persen, sementara secara year to date (ytd) melonjak 145,58 persen.
Head of Research KISI Sekuritas, Muhammad Wafi menilai pergerakan harga saham INDS tidak semata-mata dipicu oleh aksi penjualan aset.
Menurutnya, pasar juga mengantisipasi potensi pembagian dividen serta re-rating valuasi Perseroan.