IDXChannel – Saham produsen pegas untuk kendaraan PT Indospring Tbk (INDS) jatuh hingga auto rejection bawah (ARB) 15 persen untuk kali kedua beruntun pada Senin (23/2/2026), membalik momentum lonjakan harga ratusan persen dalam dua bulan terakhir.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.22 WIB, saham INDS jatuh 14,75 persen ke level Rp2.080 per unit, dengan nilai transaksi Rp2,11 miliar dan volume perdagangan 1,01 juta saham.
Terdapat antrean jual di harga ARB sebanyak 537 ribu lot atau setara dengan Rp111,90 miliar.
Dengan ini, saham INDS ARB dua hari berturut-turut, usai sempat terbang hingga auto rejection atas (ARA) berjilid-jilid dan menembus rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) Rp3.410 per unit pada intraday 19 Februari 2026.
Dalam sebulan terakhir, saham INDS melesat 179 persen, sedangkan dalam 3 bulan belakangan melonjak 829 persen.