Saham INDS saat ini diperdagangkan pada valuasi premium, dengan price to earnings ratio (PER) mencapai 232,38 kali dan price to book value (PBV) sebesar 4,52 kali.
Jika ditelaah menggunakan pendekatan future cash flow melalui model Discounted Cash Flow (DCF), harga wajar INDS berada di kisaran Rp59 per saham. Dengan demikian, harga saat ini tergolong sangat mahal atau overvalued.
Sementara itu, jika dibandingkan dengan price to sales ratio (PS) perusahaan sejenis yang berada di kisaran 1,3 kali, valuasi INDS juga terbilang mahal karena saat ini diperdagangkan pada level PS sekitar 5 kali.
Kabar terbaru, INDS mulai memproduksi secara komersial lini bisnis fastener (U-Bolt) sejak 2025.
Produk tersebut disebut-sebut akan menjadi salah satu sumber pertumbuhan perseroan dalam beberapa tahun ke depan, seiring dengan strategi diversifikasi pasar dan ekspansi ke pasar global.