sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

INET Bentuk Anak Usaha di Bidang Data Center, Setor Modal Rp18,7 Miliar

Market news editor Rahmat Fiansyah
10/02/2026 23:00 WIB
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) resmi mendirikan anak usaha baru, sejalan dengan langkah ekspansi perseroan di bidang pusat data atau data center.
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mendirikan anak usaha, sejalan dengan langkah ekspansi perseroan di bidang data center. (Foto: Ist)
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mendirikan anak usaha, sejalan dengan langkah ekspansi perseroan di bidang data center. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) resmi mendirikan anak perusahaan baru, sejalan dengan langkah ekspansi perseroan di bidang pusat data atau data center.

Anak usaha yang berdiri pada 6 Februari 2026 itu diberi nama PT Sinergi Inti Data Indonesia (SIDI). Sesuai Akta Pendiriannya, SIDI bergerak di bidang portal web dan atau platform digital, aktivitas pengolahan data, dan aktivitas konsultasi keamanan informasi.

Direktur Utama INET, Muhammad Arif mengatakan, perseroan menyetorkan modal sebesar Rp18,7 miliar. Seiring suntikan modal tersebut, INET memperoleh 18.700 saham dengan nilai nominal Rp1 juta per saham.

Dengan kata lain, INET memiliki 85 persen saham SIDI, sedangkan 15 persen sahamnya dikuasai oleh PT Inti Pusat Data Nusantara yang menyetorkan modal Rp3,3 miliar.

"Seluruhnya sebanyak 22.000 saham masing-masing dengan nilai Rp1 juta atau dengan total sebesar Rp22 miliar," katanya melalui keterbukaan informasi, Selasa (10/2/2026).

Arif menyebut, pembentukan anak usaha baru ini sejalan dengan rencana INET melakukan ekspansi. Dengan pendirian anak usaha ini, SIDI fokus menjalankan usaha utamanya di bidang data center.

Sebagai informasi, segmen data center menjadi salah satu fokus utama INET. Data center ini akan terhubung dengan Point of Presence (PoP) yang dibangun perseroan.

Saat ini, INET sudah memiliki dan mengoperasikan fasilitas data center sendiri di Gedung Cyber, Jakarta. Kehadiran data center tersebut berpotensi menambah pendapatan dari colocation dan network connectivity.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement