sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

INET Catat Pendapatan Rp1,55 Triliun hingga September 2026, Melonjak 2.154 Persen

Market news editor Rahmat Fiansyah
02/11/2026 09:30 WIB
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) membukukan pendapatan neto sebesar Rp1,55 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026.
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) membukukan pendapatan neto sebesar Rp1,55 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026. (Foto: Ist)
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) membukukan pendapatan neto sebesar Rp1,55 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026. (Foto: Ist)

Dari sisi komposisi pendapatan, jasa alih daya menjadi kontributor terbesar dengan nilai Rp1,26 triliun atau sekitar 81,77 persen dari total pendapatan neto. Adapun pendapatan dari layanan internet mencapai Rp281,95 miliar, tumbuh 319,84 persen dibandingkan Rp67,16 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan peningkatan skala usaha, beban pokok pendapatan INET tercatat sebesar Rp1,33 triliun. Dengan demikian, perseroan membukukan laba bruto Rp215,59 miliar dengan margin laba bruto sekitar 13,94 persen.

Dari sisi bottom line, INET mencatatkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp58,06 miliar, tumbuh 199,69 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, laba per saham dasar tercatat sebesar Rp4,91.

Arif mengatakan, peningkatan laba menjadi salah satu indikator perkembangan bisnis perseroan. Namun, INET tetap memperhatikan komposisi pendapatan, pengelolaan arus kas, dan beban keuangan untuk menjaga kinerja keuangan dalam jangka panjang.

"Pertumbuhan laba menjadi salah satu indikator penting dalam menilai perkembangan bisnis INET. Kami juga terus memperhatikan komposisi pendapatan, pengelolaan arus kas, dan beban keuangan. Disiplin tersebut diperlukan untuk menjaga kinerja keuangan dan kepentingan pemegang saham dalam jangka panjang," katanya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement