sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Inflasi AS Lebih Jinak, Wall Street Dibuka Menguat di Tengah Konflik Timur Tengah

Market news editor Desi Angriani
14/04/2026 21:55 WIB
Wall Street menguat didorong oleh data inflasi produsen yang lebih rendah dari ekspektasi pasar.
Inflasi AS Lebih Jinak, Wall Street Dibuka Menguat di Tengah Konflik Timur Tengah (Foto: dok AP)
Inflasi AS Lebih Jinak, Wall Street Dibuka Menguat di Tengah Konflik Timur Tengah (Foto: dok AP)

Laporan juga menyebutkan bahwa Pakistan berperan sebagai mediator dan berencana menjadi tuan rumah putaran lanjutan perundingan, setelah pertemuan awal digelar di Islamabad akhir pekan lalu.

Selain itu, pembicaraan damai juga akan berlangsung antara Israel dan Lebanon di Washington, yang turut melibatkan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Meski demikian, dampak konflik terhadap ekonomi global mulai terlihat. International Monetary Fund memperkirakan pertumbuhan ekonomi global akan melambat menjadi 3,1 persen pada tahun ini dan 3,2 persen pada 2027.

IMF menyebut, setelah menghadapi berbagai tekanan seperti hambatan perdagangan dan ketidakpastian global, aktivitas ekonomi kini diuji oleh eskalasi konflik di Timur Tengah.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement