AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

Inflasi AS Melandai, Nilai Tukar Dolar AS Terjungkal

MARKET NEWS
Taufan Sukma/IDX Channel
Kamis, 11 Agustus 2022 07:42 WIB
Pelemahan dipicu oleh melemahnya inflasi AS, yang diyakini bakal memperlonggar kebijakan suku bunga Federal Reserves.
Inflasi AS Melandai, Nilai Tukar Dolar AS Terjungkal (foto: MNC Media)
Inflasi AS Melandai, Nilai Tukar Dolar AS Terjungkal (foto: MNC Media)

IDXChannel - NIlai tukar dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang utama dunia lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi, 11/8/2022). Pelemahan dipicu oleh melemahnya inflasi AS, yang diyakini bakal memperlonggar kebijakan suku bunga Federal Reserves, sehingga menggerus daya tarik dolar AS di pasar.

Sementara, harga konsumen AS tidak berubah pada basis bulanan Juli lantaran turunnya harga bahan bakar, yang memberi kelegaan 'kecil' bagi masyarakat AS usai didera peningkatan inflasi dalam dua tahun terakhir.

Survei yang dilakukan oleh Reuters terhadap para ekonom memperkirakan kenaikan 0,2 persen dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) bulanan, menyusul penurunan sekitar 20 persen dalam biaya bensin. Indeks dolar yang menjadi tolok ukur greenback terhadap enam mata uang dunia, merosot 1,025 persen menjadi 105,26.

"Ini merupakan kabar bagus bagi pedagang valas karena ini adalah reaksi yang cukup jelas, dan Anda mungkin akan melihat bahwa masih ada beberapa tindak lanjut," ujar analis pasar senior OANDA, Edward Moya.

Dolar AS melemah 1,58 persen terhadap 132,97 yen, dengan greenback sempat merosot sebanyak 2,3 persen terhadap mata uang Jepang, yang menjadi penurunan terbesar sejak Maret 2020.

"Dalam latar belakang di mana pasar menjadi lebih puas dengan perkiraan FF (Fed fund), hari-hari terburuk yen tampaknya telah berakhir," ujar Analis TD Securities, dalam catatan kliennya. Kisaran 130-135 yen yang luas diperkirakan bakal menjadi normal baru.

The Fed telah mengindikasikan bahwa beberapa penurunan bulanan dalam pertumbuhan IHK bakal diperlukan, sebelum membiarkan pengetatan kebijakan moneter agresif yang telah dilakukan untuk menjinakkan inflasi yang saat ini berjalan di level tertinggi empat dekade.

Namun, pedagang berjangka yang terkait dengan suku bunga acuan bank sentral AS menanggapi data inflasi Rabu (10/8/2022) dengan memangkas taruhan bahwa Fed akan memberlakukan kenaikan 75 basis poin ketiga berturut-turut pada September, dan sebagai gantinya akan memilih peningkatan setengah persentase poin. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD