AALI
9425
ABBA
288
ABDA
6050
ABMM
2450
ACES
730
ACST
194
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
805
ADMF
8175
ADMG
175
ADRO
3160
AGAR
318
AGII
2200
AGRO
815
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
262
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1540
AKRA
1185
AKSI
270
ALDO
755
ALKA
300
ALMI
296
ALTO
191
Market Watch
Last updated : 2022/08/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.36
-0.62%
-3.33
IHSG
7093.28
-0.51%
-36.00
LQ45
1005.79
-0.62%
-6.25
HSI
20040.86
-0.67%
-134.76
N225
28871.78
1.14%
+324.80
NYSE
0.00
-100%
-15602.90
Kurs
HKD/IDR 185
USD/IDR 14,685
Emas
840,341 / gram

Inggris-China Dihantam Krisis Energi, Berikut Kinerja Saham Emiten Tambang Hari Ini

MARKET NEWS
Aditya Pratama
Rabu, 06 Oktober 2021 12:04 WIB
Krisis energi yang terjadi di sejumlah negara memberikan dampak positif bagi pasar modal Indonesia.
Inggris-China Dihantam Krisis Energi, Berikut Kinerja Saham Emiten Tambang Hari Ini. (Foto: MNC Media)
Inggris-China Dihantam Krisis Energi, Berikut Kinerja Saham Emiten Tambang Hari Ini. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Krisis energi yang terjadi di sejumlah negara memberikan dampak positif bagi pasar modal Indonesia. Kondisi ini menyebabkan sejumlah emiten yang bergerak di sektor tersebut bergerak positif di sepanjang perdagangan bursa.

Batu bara terus mengalami peningkatan harga di sepanjang kuartal III-2021. Pada perdagangan Selasa (5/10/2021), harga batu bara di pasar ICE Newcastle (Australia) tercatat di level USD269,5/ton.

Selain kenaikan harga batu bara, sejumlah negara di Eropa juga mulai mengambil kebijakan darurat untuk mengantisipasi lonjakan harga listrik untuk menghindari dampak yang ditimbulkan di masyarakat. Tidak hanya itu, China juga dikabarkan tengah membatasi penggunaan listrik dengan melakukan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah.

Kenaikan harga batu bara turut memberikan imbas terhadap sejumlah harga saham emiten tambang batu bara di pasar modal Indonesia. Menurut data RTI di perdagangan sesi I hari ini, Rabu (6/10/2021), sejumlah saham batu bara mengalami kenaikan signifikan.

1. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) 

Saham ITMG mengalami kenaikan sebesar Rp1.150 atau 4,63 persen ke Rp25.975 per saham. Dalam sebulan terakhir saham ITMG naik 50,00 persen dan secara year to date naik 87,36 persen.

2. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) 

Saham ADRO mengalami kenaikan sebesar Rp45 atau 2,46 persen ke Rp1.875 per saham. Dalam sebulan terakhir saham ADRO naik 40,60 persen dan secara year to date naik 30,77 persen.

3. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) 

Saham PTBA naik mengalami kenaikan sebesar Rp40 atau 1,41 persen ke Rp2.880 per saham. Dalam sebulan terakhir saham PTBA naik 24,78 persen dan secara year to date naik 2,14 persen.

4. PT Harum Energy Tbk (HRUM) 

Saham HRUM naik mengalami kenaikan sebesar Rp100 atau 1,22 persen ke Rp8.300 per saham. Dalam sebulan terakhir saham HRUM naik 63,33 persen dan secara year to date naik 174,33 persen.

5. PT Indika Energy Tbk (INDY)

Saham INDY naik mengalami kenaikan sebesar Rp20 atau 0,93 persen ke Rp2.180 per saham. Dalam sebulan terakhir saham INDY naik 57,66 persen dan secara year to date naik 25,43 persen.

6. PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA)

Saham TOBA naik mengalami kenaikan sebesar Rp15 atau 2,61 persen ke Rp590 per saham. Dalam sebulan terakhir saham TOBA naik 19,34 persen dan secara year to date naik 11,54 persen.

(TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD