AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Intip Tujuan dan Dampak Buyback Saham Bagi Investor

MARKET NEWS
Mohammad Yan Yusuf
Senin, 23 Mei 2022 12:22 WIB
Tujuan dan dampak buyback harus diperhatikan bagi investor, analisis mendalam perlu dilakukan.
Intip Tujuan dan Dampak Buyback Saham Bagi Investor. (Foto : MNC Media)
Intip Tujuan dan Dampak Buyback Saham Bagi Investor. (Foto : MNC Media)

IDXChannel - Tujuan dan dampak buyback harus diperhatikan bagi investor, analisis mendalam perlu dilakukan.

Tentunya, sebelum mengetahui tujuan dan dampak buyback saham. Ada baiknya kita mempelajari ini.

Lalu apa saja tujuan dan dampak buyback bagi saham? Simak penjelasan yang berhasil dihimpun kami dari berbagai sumber.

Penjelasan Buyback Saham.

Bagi investor, istilah buyback sudah seringkali terdengar di kalangan investor. 

Secara teknis, buyback adalah kegiatan pembelian kembali saham yang beredar di publik

Proses buyback, perusahaan menginvestasikan dananya untuk membeli saham perusahaannya sendiri dari publik.

Fungsinya tidak lain untuk mengurangi jumlah saham yang telah beredar. 

Tentunya dengan buyback saham, dapat meningkatkan perminataan terhadap harga lebih rendah. 

Selain itu, buyback dapat membantu perusahaan dalam mengembangkan metrik keuangannya dengan dominasi total saham yang telah beredar sebelumnya.

Tujuan Buyback

Terdapat beberapa tujuan dari dilakukannya buyback adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan Rasio Keuangan

Hal pertama yang menjadi tujuan dari buyback adalah untuk meningkatkan rasio keuangan. 

Melalui kegiatan buyback saham ini dijadikan alasan oleh perusahaan untuk meningkatkan rasio keuangan.

Tentunya ini berpengaruh terhadap semakin sedikitnya saham yang telah beredar dibandingkan jumlah buyback. 

Dengan demikian, semakin sedikit peredaran saham di pasar, maka rasio earning per share (EPR) akan semakin meningkat.

  1. Mengurangi Likuiditas Saham di Pasar

Selanjutnya adalah dapat mengurangi likuiditas saham perusahaan di pasar. 

Apabila jumlah saham yang beredar di pasar terlalu banyak, maka harga saham perusahaan pun akan semakin sulit untuk meningkat.

Namun, peningkatan harga saham tersebut akan menjadi lebih lambat dibandingkan dengan saham-saham yang jumlahnya tidak terlalu banyak di pasar. 

Itulah sebabnya perusahaan melakukan transaksi buyback saham. Tujuannya agar rasio keuangannya menjadi lebih baik serta harga sahamnya otomatis akan naik.

  1. Mempersiapkan Cadangan Modal

Terakhir, tujuan dari buyback adalah untuk menyiapkan cadangan dari modal perusahaan. 

Saham hasil dari buyback akan menjadi saham treasury yang disimpan pada perusahaan.

Lalu, saham tersebut dapat dijual kembali saat harga saham mengalami tren kenaikan yang tinggi. 

Dengan demikian, perusahaan memiliki kesempatan besar untuk memperoleh keuntungan.

Dampak Buyback Saham bagi Investor

Selain kepada perusahaan, buyback juga memberikan dampak positif bagi investor. Beberapa dampak buyback saham bagi investor diantaranya:

  1. Transaksi jual beli saham menjadi lebih mudah dan transaksi saham harian akan meningkat.
  2. Nilai saham dari para investor pun akan meningkat. Walaupun, harga jual saham ke pasar reguler akan menjurus naik hanya di level tertentu sesuai kebijakan buyback perusahaan.

Itulah tujuan dan dampak buyback saham bagi investor. Semoga informasi ini mencerahkan Anda. 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD