AALI
9450
ABBA
278
ABDA
6050
ABMM
2490
ACES
720
ACST
174
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
755
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3150
AGAR
312
AGII
2340
AGRO
840
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
95
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1215
AKSI
268
ALDO
750
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.41
1.11%
+5.93
IHSG
7160.39
1.05%
+74.15
LQ45
1018.33
1.04%
+10.53
HSI
20082.43
2.41%
+471.59
N225
0.00
-100%
-27999.96
NYSE
0.00
-100%
-15264.79
Kurs
HKD/IDR 160
USD/IDR 14,765
Emas
848,754 / gram

Investor! Argha Karya (AKPI) Mau Bagi-bagi Dividen Rp49 per Saham

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Senin, 27 Juni 2022 14:52 WIB
Sisa laba 2021 dibukukan sebagai Laba Ditahan yang akan digunakan untuk menunjang kegiatan Perseroan
Investor! Argha Karya (AKPI) Mau Bagi-bagi Dividen Rp49 per Saham (FOTO:MNC Media)
Investor! Argha Karya (AKPI) Mau Bagi-bagi Dividen Rp49 per Saham (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Argha Karya Prima Ind. Tbk (AKPI) menyetujui pembagian dividen Rp 30 miliar atau sekitar 20,29 persen dari total Laba Bersih tahun buku 2021

Adapun RUPST yang digelar pada 23 Juni 2022 itu menyepakati pemegang saham akan memperoleh dividen tunai sebesar Rp 49 per saham.

Dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (27/6/2022), Corporate Secretary AKPI, Tjoe Mun Lie mengatakan sebagian keuntungan Perseroan yakni sebesar Rp 2,5 miliar disisihkan sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas nomor 40 Tahun 2007 dan pasal 25 Anggaran Dasar Perseroan.

"Sisa laba 2021 dibukukan sebagai Laba Ditahan yang akan digunakan untuk menunjang kegiatan Perseroan," jelas Tjoe Mun Lie.

Perlu diketahui, Argha Karya Argha membukukan penjualan bersih sebesar Rp2,7 triliun, di atas target yang telah ditetapkan pada rencana kerja tahun 2021, sekitar 6,30 persen.

Dari sisi profitabilitas, AKPI membukukan laba kotor dan laba usaha masing-masing sebesar Rp344,71 miliar dan Rp264,96 miliar.

Sedangkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non pengendali dibukukan sebesar Rp147,82 miliar.

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD