“Untuk investor aktif, hingga Maret ini jumlah investor yang aktif bertransaksi secara tahunan mencapai sekitar 2 juta investor,” kata Anita.
Berdasarkan data per Januari 2026, investor ritel menyumbang 58,1 persen dari rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) yang mencapai Rp34,9 triliun.
Sementara itu, kontribusi investor institusi asing tercatat sebesar 30,9 persen dan institusi domestik sekitar 11 persen.
“Dari rata-rata nilai transaksi harian Rp34,9 triliun per Januari 2026, sebesar 58,1 persen berasal dari investor ritel, 11 persen dari institusi lokal, dan 30,9 persen dari investor institusi asing,” jelasnya.
Menurut Anita, peran investor domestik kini semakin penting sebagai penyangga (shock absorber) pasar ketika terjadi tekanan eksternal, termasuk saat investor asing melakukan aksi jual.