Dengan demikian, kebijakan dividen interim ITMG akan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan dan kebutuhan investasi perseroan agar pemberian dividen kepada pemegang saham dapat berjalan seiring dengan upaya memperkuat dan mengembangkan bisnis perusahaan.
Sebagai informasi, ITMG mencatatkan pendapatan sekitar USD1 miliar pada semester I-2026. Jumlah ini meningkat 9 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy). Pertumbuhan pendapatan ini ditopang oleh kenaikan volume batu bara sekitar 5 persen. Selain peningkatan volume, peningkatan harga jual rerata juga naik 4 persen menjadi sekitar USD81 per ton.
Pertumbuhan pendapatan itu juga turun mendongkrak laba bersih perseroan. Sepanjang semester I-2026, ITMG berhasil membukukan laba bersih sebesar USD110 juta atau meningkat 17 persen secara tahunan (yoy).
(Rahmat Fiansyah)