AALI
9750
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
290
ACST-R
0
ADES
1675
ADHI
1175
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1110
AGRO
940
AGRO-R
0
AGRS
456
AHAP
71
AIMS
530
AIMS-W
0
AISA
280
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3370
AKSI
785
ALDO
890
ALKA
254
ALMI
236
ALTO
320
Market Watch
Last updated : 2021/05/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
472.68
-0.2%
-0.95
IHSG
5970.24
-0.09%
-5.67
LQ45
888.95
-0.17%
-1.47
HSI
28637.46
0.77%
+219.46
N225
29331.37
1.8%
+518.74
NYSE
16348.41
0.36%
+59.14
Kurs
HKD/IDR 1,841
USD/IDR 14,315
Emas
824,769 / gram

Jaminan Dana KPEI Naik 12,6 Persen Jadi Rp5,02 Triliun

MARKET NEWS
Fahmi Abidin
Senin, 30 Desember 2019 17:45 WIB
Tercatat hingga 27 Desember 2019, total nilai Dana Jaminan KPEI terpantau naik 12,6% sebesar Rp5,02 T dibandingkan posisi akhir tahun 2018 senilai Rp4,46 T.
Jaminan Dana KPEI Naik 12,6 Persen Jadi Rp5,02 Triliun. (Foto: Abizar/IDXChannel)

IDXChannelJaminan dana yang dikelola PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI ) terus mengalami peningkatan. Tercatat hingga 27 Desember 2019, total nilai Dana Jaminan terpantau naik 12,6% sebesar Rp5,02 triliun dibandingkan posisi akhir tahun 2018 senilai Rp4,46 triliun.

Mengutip keterangan tertulis KPEI, Jakarta, pada Senin (30/12/2019), sebagai bagian komitmen KPEI dalam rangka meningkatkan kualitas penjaminan penyelesaian transaksi bursa, KPEI melakukan penyisihan dan pengelolaan Cadangan Jaminan yang bersumber dari laba bersih perusahaan.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kegagalan penyelesaian transaksi bursa dan mengelola risiko kredit, KPEI melakukan pengelolaan agunan Anggota Kliring (AK) dan nasabahnya. Nilai agunan yang dikelola oleh KPEI ini juga digunakan sebagai dasar perhitungan trading limit bagi 105 Anggota Kliring (AK) yang tercatat aktif bertransaksi di bursa.

Total nilai agunan hingga 27 Desember 2019 ini mencapai Rp 20,78 triliun, terdiri dari agunan online (kas dan Efek) sebesar Rp15,22 triliun dan agunan offline (agunan kas minimum, deposito, bank garansi, saham Bursa) sebesar Rp5,56 triliun.

Pada 2019, telah disetujui dalam RUPST penambahan dana untuk Cadangan Jaminan ini senilai Rp4,58 miliar, yang merupakan penyisihan sebesar 5% dari Laba Bersih KPEI di 2018. Dengan peningkatan tersebut, pada akhir 2019, total nilai Cadangan Jaminan yang dikelola oleh KPEI mengalami kenaikan menjadi senilai Rp153,15 miliar.

KPEI telah secara efektif menjalankan fungsinya sebagai lembaga yang mengelola risiko yang mungkin timbul atas setiap transaksi dan proses penyelesaian transaksi yang dilakukan. Hal ini antara lain tercermin dari tidak adanya kasus gagal bayar sepanjang 2019.

Dengan berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi dalam situasi pasar dan kondisi perekonomian saat ini, KPEI optimis akan mencapai kinerja yang lebih baik lagi di tahun mendatang. Dengan kinerja yang terus membaik, KPEI berharap dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh pemangku kepentingan. (*)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD