Dana hasil penerbitan surat utang akan dipakai seluruhnya untuk pembayaran dipercepat atas sebagian pokok utang fasilitas kredit Term Loan kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang dibuat berdasarkan Akta pada November 2022.
Berdasarkan proyeksi hingga 30 Juni 2026, perusahaan peternakan tersebut memiliki outstanding pinjaman sebesar Rp2,15 triliun plus USD49,95 juta.
Dari sisi keuangan, rasio utang terhadap ekuitas alias Debt to Equity Ratio (DER) berada di level 0,30 kali dengan Interest Coverage Ratio 8,64 kali dan Debt Service Coverage Ratio 0,59 kali. Adapun rasio lancar (Current Ratio) berada di level 1,29 kali.
Dalam penerbitan obligasi ini, Japfa menunjuk dua perusahaan, yakni Sucor Sekuritas dan Mandiri Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi. Investor yang tertarik membeli obligasi korporasi ini dapat memesan dengan minimum pembelian Rp5 juta.
Berdasarkan pemeringkatan yang dilakukan Pefindo, obligasi dalam Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Japfa memiliki rating A+ (Single A Plus).
(Rahmat Fiansyah)