Rivan menambahkan, Travoy dirancang sebagai asisten pribadi bagi pengguna jalan tol Jasa Marga Group. Aplikasi ini juga menyajikan informasi kepadatan lalu lintas dengan tingkat akurasi tinggi.
"Kepadatan jalan ini bukan dilihat dari berapa yang lewat dengan menggunakan ponsel, tapi betul-betul pure (murni) dilihat dengan menggunakan radar maupun 3.500 kamera. Jadi validasinya adalah persis saat dilihat secara live," ujarnya.
Melalui aplikasi Travoy, pengguna dapat memantau kondisi lalu lintas di seluruh ruas jalan tol Jasa Marga Group, termasuk mengetahui apakah suatu ruas sedang mengalami kepadatan atau tidak. Selain itu, Travoy juga menyediakan informasi pendukung perjalanan seperti lokasi rest area, keberadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL), hingga titik rawan kecelakaan atau black spot yang rencananya diluncurkan menjelang periode Lebaran.
(Rahmat Fiansyah)