Indonet memutuskan untuk tidak membagikan dividen kepada para pemegang saham. Dengan kata lain, seluruh laba bersih pada 2025 sebesar Rp120,86 miliar akan dimasukkan sebagai saldo laba ditahan.
Sejak IPO 2021, Indonet tercatat belum pernah membagikan dividen tunai. Kini, perusahaan data center asal Australia itu bakal menjadi perusahaan tertutup setelah RUPS yang sama juga menyetujui rencana Go Private dan Delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dalam aksi korporasi tersebut, pemegang saham pengendali perseroan, Digital Edge (Hong Kong) Ltd menetapkan harga penawaran tender (tender offer) senilai Rp11.500. Tawaran tersebut tergolong premium mengingat saat ini harga saham EDGE berada di level Rp4.790.
Berikut susunan Komisaris dan Direksi Indonet pasca RUPS 22 April 2026:
KOMISARIS
Komisaris Utama: Jonathan Paul Walbridge
Komisaris: Andrew Joseph Rigolo
Komisaris Independen: Sabam Hutajulu
DIREKSI
Direktur Utama: Donauly Elena Situmorang
Direktur: Horatio Vai Kei Chan
Direktur: Agus Ariyanto
Direktur: Yudie Haryanto
(Rahmat Fiansyah)