Persentase kepemilikan saham mereka di dalam perseroan berpotensi menyusut dengan batas maksimal hingga 33,33 persen sesudah hak tersebut dieksekusi oleh pasar.
BNBR melalui anak usahanya, PT Bakrie Toll Indonesia (BTI) saat ini menguasai 10 persen saham CCT. Perseroan berencana mengakuisisi seluruh saham CCT dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) (55 persen) dan PT Waskita Toll Road (WTR) (35 persen) dengan nilai transaksi Rp3,56 triliun.
Menilik rapor keuangannya sepanjang 2025 lalu, BNBR sukses membukukan pendapatan bersih di angka Rp3,74 triliun. Meskipun capaian pendapatan ini sebenarnya mengalami koreksi tipis sebesar 3,28 persen secara tahunan (year on year), perseroan justru berhasil mencetak lonjakan yang impresif pada sisi perolehan laba.
Laba bersih perseroan tercatat melesat 49,6 persen hingga bertengger di posisi Rp502,74 miliar selama 2025.
Capaian cuan tersebut melonjak tajam sebesar Rp166,69 miliar jika dikomparasikan dengan torehan laba pada periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya berkisar di angka Rp336,04 miliar.
(Dhera Arizona)