sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Kebijakan The Fed hingga AI Jadi Penentu Kinerja Wall Street di 2026

Market news editor Nia Deviyana
01/01/2026 17:30 WIB
Pasar saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street menutup 2025 dengan kenaikan dua digit, menandai kenaikan pada tahun ketiga berturut-turut. 
Kebijakan The Fed hingga AI Jadi Penentu Kinerja Wall Street di 2026. Foto: AP.
Kebijakan The Fed hingga AI Jadi Penentu Kinerja Wall Street di 2026. Foto: AP.

Namun, para investor menilai pertumbuhan laba menjadi krusial karena valuasi saham dinilai sulit untuk terus meningkat dari level yang sudah tinggi saat ini.

Salah satu faktor pendukung valuasi adalah antusiasme terhadap AI, termasuk belanja besar untuk infrastruktur serta ekspektasi lonjakan permintaan aplikasinya. 

Namun belakangan, muncul keraguan atas imbal hasil dari belanja modal tersebut, yang menekan saham teknologi dan saham terkait AI, dan isu ini kemungkinan akan tetap menjadi tema penting pada 2026.

"Jika perusahaan mulai memangkas belanja modal yang sudah mereka keluarkan sebelumnya dan pasar kehilangan kepercayaan terhadap imbal hasil investasi AI tersebut, maka kemungkinan besar kita akan menghadapi tahun yang datar atau bahkan sedikit turun," kata Kepala strategi ekuitas LPL Financial, Jeff Buchbinder.

Faktor krusial lain bagi kinerja pasar saham yang solid adalah perlambatan ekonomi yang terukur, cukup untuk menurunkan tekanan inflasi dan membuka ruang bagi pemangkasan suku bunga lanjutan, namun tidak sampai menyeret perekonomian ke jurang resesi.

Kontrak berjangka suku bunga The Fed menunjukkan investor memperkirakan setidaknya dua kali pemangkasan suku bunga masing-masing 25 basis poin pada 2026, setelah total pemangkasan 175 basis poin pada 2024 dan 2025.

Investor juga mencermati pilihan Presiden Donald Trump untuk ketua The Fed, yang diperkirakan diumumkan pada awal 2026, sebagai sinyal arah kebijakan yang lebih dovish, namun ada kekhawatiran independensi bank sentral akan diuji.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement