Selain penguatan produk, perseroan akan meningkatkan penetrasi penjualan dan pemasaran melalui direct sales maupun selling agent. AVRAM juga telah menambah sejumlah selling agent dan akan terus memperkuat jaringan distribusi untuk memperluas jangkauan kepada investor.
Dari sisi produk, AVRAM melihat pasar uang menjadi salah satu instrumen yang mengalami pertumbuhan cukup signifikan sepanjang tahun ini. Pergeseran minat investor tersebut terjadi ketika sejumlah produk pendapatan tetap menghadapi tekanan.
“Kalau dari produk yang tadi seperti saya sampaikan, yang cukup tumbuh di tahun ini, mengikuti market juga sebenarnya banyak ke pasar uang,” ujar Agus.
AVRAM juga tengah mengeksplorasi peluang pengembangan produk investasi alternatif, termasuk Exchange Traded Fund (ETF) berbasis emas. Produk tersebut belum masuk dalam rencana bisnis 2026, tetapi perseroan sedang mengkaji dan mempelajarinya untuk kemungkinan pengembangan pada tahun depan.
“Kita sedang mengeksplorasi dan masih mempelajari, menganalisa, karena tentu ada prioritas-prioritasnya juga,” tutur Agus.