Adapun alokasi dana pembelian kembali saham berasal dari arus kas operasional per 31 Desember 2025 yang mencapai USD43,67 juta.
Transaksi ini diyakini tidak akan memengaruhi pendapatan WINS mengingat perseroan memiliki modal kerja dan cash flow yang memadai.
Lebih lanjut, buyback akan mengurangi jumlah saham yang beredar dan akan meningkatkan laba per saham, sehingga menghasilkan keuntungan bagi pemegang saham.
"Buyback diharapkan dapat menjaga stabilitas harga saham di masa yang akan datang, di mana harga saham Perseroan diharapkan akan lebih membaik sehingga saham Perseroan dapat memiliki pergerakan harga saham yang lebih positif," kata manajemen.
Hingga Selasa (7/4/2026), saham WINS turun 2,83 persen ke Rp515 setelah sebelumnya naik 4,95 persen. Saham WINS bergerak fluktuatif sejak awal 2026 dengan mencatatkan koreksi 3,74 persen secara year to date (ytd).
(DESI ANGRIANI)