AALI
9450
ABBA
278
ABDA
6050
ABMM
2490
ACES
720
ACST
174
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
755
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3150
AGAR
312
AGII
2340
AGRO
840
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
95
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1215
AKSI
268
ALDO
750
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.41
1.11%
+5.93
IHSG
7160.39
1.05%
+74.15
LQ45
1018.33
1.04%
+10.53
HSI
20082.43
2.41%
+471.59
N225
0.00
-100%
-27999.96
NYSE
0.00
-100%
-15264.79
Kurs
HKD/IDR 160
USD/IDR 14,765
Emas
848,754 / gram

Kembangkan Usaha Perseroan, Antam Alokasikan Capex Rp2,84 Triliun

MARKET NEWS
Oktiani Endarwati
Rabu, 07 April 2021 16:12 WIB
PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp2,84 triliun di tahun 2021.
Kembangkan Usaha Perseroan, Antam Alokasikan Capex Rp2,84 Triliun. (Foto: MNC Media)
Kembangkan Usaha Perseroan, Antam Alokasikan Capex Rp2,84 Triliun. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp2,84 triliun di tahun 2021. Dana tersebut salah satunya akan dipakai sebagai pengembangan usaha perseroan.

SVP Corporate Secretary Antam, Kunto Hendrapawoko, mengatakan, capex tersebut akan digunakan untuk pengembangan yang bersifat rutin, pengembangan usaha dalam bentuk proyek, dan keperluan lainnya.

"Yang terbesar adalah untuk pengembangan usaha. Sebagaimana yang diketahui, saat ini Antam sedang dalam proses penyelesaian pabrik smelter feronikel di Halmahera Timur," ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (7/4/2021).

Dia melanjutkan, Antam juga memiliki kerja sama dengan PT Inalum dalam proyek smelter grade alumina refinery (SGAR) serta proyek pengembangan lainnya yang saat ini sedang digodok oleh tim Antam untuk bisa segera dikerjakan dan dilaksanakan. 

"Kami fokus pada penyelesaian proyek smelter khususnya feronikel di Halmahera Timur untuk bisa segera berkontribusi kepada perusahaan di tengah outlook nikel yang semakin positif ke depannya," ungkapnya.

Saat ini proyek tersebut sedang dalam proses penyelesaian. Kunto menambahkan, dengan beroperasi pabrik ini diharapkan total kapasitas portofolio feronikel Antam akan menjadi sebesar 40.500 ton nikel dalam feronikel.

"Saat ini baru tercatat sebesar 27.000 nikel dalam feronikel, sehingga jika ditambah dengan kapasitas yang baru 13.500 akan berjumlah 40.500 ton nikel. Untuk pabrik smelter tersebut progresnya sudah mencapai 98%," jelasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD