AALI
10300
ABBA
416
ABDA
0
ABMM
1620
ACES
1465
ACST
288
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1200
ADMF
7975
ADMG
228
ADRO
1870
AGAR
352
AGII
1590
AGRO
1990
AGRO-R
0
AGRS
214
AHAP
65
AIMS
410
AIMS-W
0
AISA
242
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
4400
AKSI
440
ALDO
720
ALKA
242
ALMI
234
ALTO
292
Market Watch
Last updated : 2021/10/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
517.17
-0.35%
-1.84
IHSG
6657.87
-0.01%
-0.90
LQ45
973.13
-0.34%
-3.31
HSI
25516.82
0.42%
+107.07
N225
29153.64
0.44%
+128.18
NYSE
16862.00
-0.06%
-9.70
Kurs
HKD/IDR 1,810
USD/IDR 14,092
Emas
801,473 / gram

Kena Imbas Pandemi, Pendapatan HOKI Ikut Tergerus 63,32 Persen 

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Senin, 17 Mei 2021 12:14 WIB
PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) mencatatkan penurunan laba bersih sepanjang tahun 2020.
Kena Imbas Pandemi, Pendapatan HOKI Ikut Tergerus 63,32 Persen. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) mencatatkan penurunan laba bersih sepanjang tahun 2020. Pada laporan keuangan tahunan, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp38,04 miliar atau lebih rendah 63,32 persen dari tahun 2019 sebesar Rp103,72 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (17/5/2021), penjualan neto Perseroan di tahun 2020 tercatat sebesar Rp1,17 trilliun atau turun 29,02 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,65 triliun, dengan laba per saham dasar Rp16.

Adapun penjualan emiten yang bergerak dalam bidang pengolahan dan distribusi beras bermerek premium ini terdiri atas beras, retur dan potongan penjualan serta sewa pembangkit listrik.

Penjualan beras tercatat menjadi penjualan tertinggi sebesar Rp1,20 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp1,68 triliun. Kemudian, sewa pembangkit listrik tercatat Rp6 miliar serta retur dan potongan penjualan tercatat Rp39,56 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp33,99 miliar.

HOKI mencatatkan adanya penurunan beban pokok penjualan di tahun 2020 menjadi Rp1,02 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,41 triliun. Beban penjualan juga turun menjadi Rp28,97 miliar dari sebelumnya Rp31,12 miliar dan beban usaha turun menjadi Rp74,77 miliar dari sebelumnya Rp80,86 miliar.

Arus kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp78,18 miliar, arus kas dari aktivitas investasi tercatat Rp116,48 miliar dan arus kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp12,39 miliar.

Buyung Poetra Sembada mencatatkan liabilitas sebesar Rp244,36 miliar dan ekuitas sebesar Rp662,56 miliar. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp906,92 miliar dibanding tahun 2019 sebesar Rp848,67 miliar. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD