Secara sederhana, selama kapitalisasi pasar turun melewati ambang batas yang ditetapkan, saham otomatis berpindah segmen.
Artinya, perubahan ini lebih teknis dan tidak semata-mata mencerminkan adanya persoalan fundamental baru.
Meski demikian, dari sisi teknikal, ia menilai pergerakan INDF masih kurang mendukung dalam jangka pendek.
“INDF sendiri memiliki pola teknikal yang kurang favorit, memiliki target penurunan hingga ke 6000, dari pattern head and shoulder,” katanya.
Seluruh perubahan indeks tersebut akan efektif setelah penutupan perdagangan 27 Februari 2026 dan mulai digunakan pada 2 Maret 2026.