IDXChannel – Harga minyak mentah kembali menguat pada perdagangan Senin (29/6/2026) setelah serangan terbaru antara Amerika Serikat (AS) dan Iran meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap rapuhnya kesepakatan damai sementara kedua negara.
Namun, harapan pemulihan aktivitas pengiriman minyak melalui Selat Hormuz menahan laju kenaikan harga.
Tim teknis Iran dan AS yang bertugas membahas penerapan kesepakatan damai sementara diperkirakan bertemu di Doha dalam beberapa hari mendatang.
Pertemuan tersebut berlangsung setelah aksi saling serang pada akhir pekan mengancam keberlangsungan kesepakatan tersebut.
Harga minyak mentah Brent untuk kontrak berjangka ditutup naik 1,61 persen menjadi USD73,15 per barel. Sementara itu, minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) menguat 2,2 persen menjadi USD70,75 per barel.