Dengan tren efisiensi dan penyaluran kredit yang terus melesat, laporan bulan April 2026 diprediksi akan kembali memamerkan angka laba jumbo yang menyilaukan mata pasar.
"Ketika laporan resmi keluar, institusi besar dan manajer investasi raksasa akan berebut masuk kembali. Jika Anda baru mau membeli saat berita bagus itu menyebar di publik, maka akan terlambat. Anda akan terpaksa membeli di harga puncak," ujar Rendy.
(taufan sukma)