Selain itu, pendapatan dari iklan digital (online advertisement) tumbuh 4 persen. Sementara pendapatan dari layanan berlangganan (subscription) juga meningkat 4 persen secara tahunan.
"Yang penting untuk kami highlight adalah pertumbuhan pendapatan tersebut juga diikuti oleh peningkatan profitabilitas. Total cost meningkat 7 persen, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan revenue sebesar 10 persen," ujar Abuzzal.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, MSIN mencatatkan kenaikan laba kotor sebesar 17 persen menjadi Rp662 miliar. Margin laba kotor perseroan juga meningkat dari 31 persen menjadi 33 persen.
Dari sisi profitabilitas, perseroan membukukan EBITDA sebesar Rp517 miliar, meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.