Dari sisi bottom-line, Uni-Charm mencatatkan rugi bersih Rp96 miliar untuk periode yang sama. Padahal pada Januari-September 2024, perseroan masih mencatat laba bersih sebesar Rp234 miliar.
Penurunan kinerja perseroan juga tercermin dari anjloknya arus kas (cashflow) Uni-Charm. Per 30 September 2025, posisi kas dari aktivitas operasional tersisa Rp172 miliar. Padahal, pada periode yang sama 2024, perseroan masih mencatat arus kas yang kuat sebesar Rp733 miliar.
(Rahmat Fiansyah)