sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Komisi Ojol Dipangkas, Simak Analisis Proyeksi Kinerja GOTO

Market news editor Aldo Fernando
20/05/2026 21:24 WIB
Kebijakan pemangkasan komisi ojek online (ojol) menjadi 8 persen diperkirakan memberi tekanan terhadap pendapatan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Komisi Ojol Dipangkas, Simak Analisis Proyeksi Kinerja GOTO. (Foto: GoTo)
Komisi Ojol Dipangkas, Simak Analisis Proyeksi Kinerja GOTO. (Foto: GoTo)

Christian menilai dampak terbesar memang akan dirasakan pada segmen ODS roda dua. Kendati demikian, GOTO masih memiliki sejumlah lini usaha lain yang dinilai mampu menopang pertumbuhan, mulai dari layanan pengantaran, logistik hingga Financial Technology (Fintech).

Menurut dia, bisnis fintech GOTO sejauh ini juga menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dan telah mencatatkan keuntungan secara operasional.

“Untuk ODS pun strategi penyesuaian GOTO yang fokus pada keseimbangan antara pendapatan mitra dan stabilitas order volume tetap bisa dijalankan. Sementara di sisi fintech, aplikasi GoPay tetap menjadi mesin akuisisi pengguna yang efektif,” tutur Christian.

Pada kuartal I-2026, unit fintech GOTO mencatatkan pertumbuhan signifikan. Pengguna Bertransaksi Bulanan (MTU) naik 33 persen menjadi 27,5 juta pengguna, yang mendorong lebih dari dua miliar transaksi atau meningkat 84 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di saat yang sama, pendapatan bersih fintech tumbuh 58 persen menjadi Rp1,9 triliun. EBITDA yang disesuaikan juga melonjak 674 persen hingga mencapai Rp364 miliar.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement