Perseroan turut melaporkan aplikasi GoPay terus mendukung pertumbuhan nilai buku pinjaman yang mencapai Rp9,9 triliun atau meningkat 59 persen secara tahunan.
“Kalau dilihat meski ada kebijakan komisi dengan skema 92 persen untuk mitra driver dan 8 persen ke perusahaan, GOTO tetap bisa membangun ekosistem yang balance dan resilien dengan dua mesin utama ODS dan Fintech,” kata Christian.
Menurut Christian, kombinasi ekosistem yang saling melengkapi dan strategi efisiensi operasional dinilai dapat membantu menjaga profitabilitas GOTO tetap stabil di tengah perubahan kebijakan komisi ojol. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.