"CASA ratio bank-bank besar berada di kisaran 80 persen, sehingga biaya dana mereka relatif rendah. Ketika suku bunga naik, spread antara suku bunga kredit dan biaya dana menjadi lebih besar, yang berpotensi meningkatkan NIM," ujar Michael.
Ia menambahkan, prospek tersebut memicu minat beli investor domestik dalam jumlah signifikan. Aksi beli tersebut mampu menyerap tekanan jual investor asing yang sebelumnya mendominasi perdagangan saham perbankan.
Menurut Michael, pergerakan harga yang terjadi belakangan menunjukkan pola V-shape recovery, yakni pemulihan cepat setelah sempat menembus level bawah secara semu (false break).
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keberlanjutan tren kenaikan masih membutuhkan konfirmasi dari pergerakan harga dalam beberapa sesi perdagangan berikutnya.
BRI Danareksa menempatkan BBCA sebagai pilihan utama (top pick) sektor perbankan dengan rekomendasi Buy dan target harga Rp10.900 per unit. Pilihan berikutnya adalah BTPS yang dinilai memiliki profitabilitas aset yang kuat dan tingkat leverage yang rendah.