Korupsi Edhy Mencuat, Banyak Kepentingan Izin Ekspor Lobster di KKP

Market News
Fahmi Abidin
Kamis, 26 November 2020 15:15 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan korupsi pada izin ekspor benih lobster di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Korupsi Edhy Mencuat, Banyak Kepentingan Izin Ekspor Lobster di KKP. (Foto: Ist)

IDXChannel - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan korupsi pada izin ekspor benih lobster di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan, bahwa banyak pihak berkepentingan terkait izi tersebut

Sebelumya KPK menangkap dan menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo sebagai tersangka penerima suap dalam ekspor benih lobster bersama enam tersangka lain.

Dilansir Okezone, Kamis (26/11/2020), Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan KPK untuk kepentingan perlindungan saksi-saksi pada kasus ini.

“Cukup banyak pihak berkepentingan terhadap ekspor benih lobster, apalagi setelah keran izinnya dibuka kembali oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang sekarang jadi tersangka,” ujar Hasto.

Selain perlindungan saksi, pihaknya juga mengimbau kepada para mereka yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dan mau bekerja sama memberikan informasi kepada penegak hukum, untuk menjadi saksi pelaku atau justice collaborator (JC).

Hasto menjelaskan, peran JC dapat membuat kasus ini lebih terang guna mengungkap pelaku utama lain dalam kasus korupsi terkait izin ekspor benin lobster ini. “Dugaan tindak pidana korupsi izin ekspor benih lobster ini menarik perhatian publik. Karena sejak ekspor benih lobster kembali diperbolehkan, terjadi pro dan kontra di masyarakat,” katanya. (*)

Baca Juga